CARENTulE

Berpacu menjadi yang terbaik

PENDIDIKAN KESEHATAN KELOMPOK BESAR

16 April 2012 - dalam KEPERAWATAN Oleh carentule-fkp11

MAKALAH ILMU KEPERAWATAN DASAR III

PENDIDIKAN KESEHATAN KELOMPOKBESAR

Disusun oleh:

 

Dewi Agustina P.

131111030

Hakim Zulkarnain

131111031

Trihaningsih

131111033

Anissa Thoyyifatul M.

131111033

Tsuwaibatul Islamiyah

131111034

M. Syariffuddin

131111035

Yosephin Nova

131111036

Setiawan Arifin

131111037

Hamzah Waldi

131111038

Choirul Anwar

131111039

Navira Chairunisa

131111040

Hartono

131111041

Meilina A.

131111042

Inas Alifi

131111043

Izza Hadi P.

131111044

  

FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS AIRLANGGA
2012

 

1. PENGKAJIAN

 

a) Kebutuhan:

1. Jumlah klien :Secara umum >100 orang (biasanya kelompok besar dengan pendidikan menengah keatas)

2.   Faktor yang mempengaruhi perilaku :

a. Tingkat pendidikan klien

b. Stratatingkat status di masyarakat

c. Tingkat sosial ekonomi

d. Kepercayaan masyarakat

e. Adat istiadat

b) Lokasi danLingkungan:

Aula atau ruangan yang besar

c) Kemampuan:

1. Penguasaan materi : Setiap penyaji harus dapat menguasai materi terutama topik yang dianggap penting atau besar

2. Sumber  daya dan sarana prasarana yang ada:

A. Sumber daya: peserta, pemateri, dan panitia

B. Sarana prasarana: LCD, sound sistem

 

2. IDENTIFIKASI MASALAH

a) Identifikasi Masalah:

 

  1. Metode apa yang paling efektif dalam penyampaian pendidikan kesehatan dengan skala besar?
  2. Hambatan apa saja yang muncul dalam metode pendidikan kesehatan dengan cara “seminar” ?
  3. Peralatan penunjang apa yang mendukung terselengaranya pendidikan kesehatan dengan skala besar?

 

b) Identifikasi Penyebab Masalah:

 

  1. Banyak berbagai macam metode yang dapat digunakan dalam penyampaian pendidikan kesehatan dengan skala besar.
  2. Kurang mampu dalam memilih metode mana yang paling efektif saat penyampaian pendidikan kesehatan dengan skala besar.
  3. Kurang memadainya peralatan penunjang dalam penyampaian pendidikan kesehatan dengan skala besar.
  4. Tingkat pengetahuan audience tentang kesehatan yang berbeda-beda.

 

 

3. METODE PENDIDIKAN KELOMPOK BESAR

Yang dimaksud dengan kelompok besar yaitu apabila peserta pendidikan atau penyuluhan rata-rata lebih dari 100 orang. Metode yang baik untuk kelompok besar ini antara lain sebagai berikut :

a)   Metode Debat 

Metode debat ialah suatu metode dimana pembicara dari pihak yang pro dan kontra menyampaikan pendapat mereka, jika perlu dapat diikuti dengan suatu sanggahan. Metode ini digunakan pada keadaan:

  1. Jika hasil pembicaraan perlu diasah
  2. Untuk merangsang daya pikir analitik
  3. Untuk menyampaikan pendapat yang berbeda
  4. Jika kelompok lebih besar

Metode ini digunakan bukan untuk mematahkan pendapat lawan dan setiap individu mempunyai potensi untuk pro dan kontra dimana hasilnya akan berupa konklusi yang utuh.

a.  Keuntungan Metode Debat 

  1. Mempertajam hasil
  2. Menyajikan kedua segi permasalahan
  3. Membangkitkan analisa dari kelompok
  4. Menyampaikan fakta dari kedua sisi masalah
  5. Membangkitkan dayatarik
  6. Mempertahan perhatian dan minat peserta
  7. Dapat dipakai pada kelompok yang lebih besar
b.  Kekurangan Metode Debat:
  1. Keinginan untuk mempertahankan pendapat / menang sangat besar
  2. Mungkin anggota mendapat kesan yang salah tentang orang yang berdebat
  3. Membatasi partisipasi anggota kelompok kecuali diikuti diskusi
  4. Terlalu banyak emosi yang terlibat
  5. Memerlukan banyak persiapan

b)   Metode Ceramah

Metode ceramah yaitu metode yang boleh dikatakan metode tradisional karena sejak dahulu metode ini telah dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara pemberi pesan dengan sasaran didik dalam proses belajar mengajar.  Meski metode  ini lebih banyak menuntut keaktifan pengajar daripada  sasaran didik, tetapi metode ini tetap tidak bisa ditinggalkan begitusaja dalam kegiatan belajar mengajar. Metode ini sangat baik untuk kalangan berpendidikan tinggi maupun rendah.

Adapun yang dimaksud dengan metode ceramah adalah pidato yang disampaikan oleh seorang pembicara di depan sekelompok pengunjung / pendengar. Metode ini dapat dipakai dengan memperhatikan keadaan-keadaan berikut :

  1. Jika waktu untuk menyampaikan informasi terbatas
  2. Jika peserta sudah termotivasi
  3. Jika    pembicara        menggunakan  media  gambar            dalam menyampaikan pesan / informasi kepada sasaran
  4. Jika kelompok terlalu besar
  5. Jika digunakan sebagai pengantar suatu kegiatan

a. Persiapan

Ceramah yang berhasil adalah penceramah yang menguasai materi yang akan disampaikan. Maka dari itu hal-hal yang harus dipersiapkan adalah :

  1. Mempelajari materi dengan sistematika yang baik, bisa dalam bentuk diagram atau skema
  2. Mempersiapkan alat-alat bantu pengajaran misalnya makalah singkat atau hand out, slide, transparan, soud dan sebagainya 
b. Pelaksanaan

Kunci dari keberhasilan pelaksanaan ceramah adalah apabila penceramah tersebut dapat menguasai sasaran ceramah, untuk dapat menguasai sasaran penceramah dapat melakukan hal-hal sebagai berikut : 

  1. Sikap dan penampilan yang meyakinkan 
  2. Suara hendaknya cukup keras dan jelas 
  3. Pandangan harus tertuju keseluruh peserta ceramah 
  4. Berdiri di depan, tidak boleh duduk (di tengah-tengah) 
  5. Menggunakan alat bantu pengajaran (AVA) semaksimal mungkin
c. Kelebihan Metode Ceramah
  1. Dapat dipakai pada sasaran orang dewasa
  2. Dapat dipakai pada kelompok yang lebih besar
  3. Tidak terlalu banyak melibatkan alat bantu pengajaran
d. Kekurangan Metode Ceramah
  1. Pembicara harus menguasai topik pembicaraan
  2. Peserta menjadi pasif
  3. Dapat menjadi kurang menarik
  4. Daya ingat biasanya terbatas
  5. Mudah menjadi verbalisme (pengertian kata-kata)

c)    Metode Seminar

Metode ini hanya cocok untuk sasaran kelompok besar dengan pendidikan menengah ke atas. Seminar adalah suatu penyajian (presentasi) dari seorang ahli atau lebih, tentang  suatu topik yang  dianggap penting  dan biasanya dianggap hangat di masyarakat.

Metode seminar ialah suatu studi khusus yang biasanya diikuti oleh 5–30 orang dan dipimpin oleh seseorang yang  ahli didalam bidang yang  dipelajarinya. Seminar ini mempunyai fungsi :

  1. Memberi kesempatan diskusi kepada para pesertanya
  2. Menstimulasi partisipasi anggota kelompok secara aktif
   a. Keuntungan Metode Seminar
  1. Hasil seminar dapat dimanfaatkan dalam langkah selanjutnya karena hasil seminar ini dilaporkan dalam bentuk tertulis
  2. Dapat mempelajari topik-topik secara mendalam 
b. Kerugian Metode Seminar
  1. Sulit mendapatkan seorang pemimpin seminar yang bermutu
  2. Memerlukan sukarelawan untuk mempersiapkan bahan ceramah dan laporan.

d)   Metode Simposium

Simposium adalah serangkaian pidato pendek di depan pengunjung dengan seorang pemimpin. Pidato-pidato tersebut mengemukakan aspek-aspek yang berbeda dari topik tertentu.

a.      Tujuan Metode Simposium : 
  1. Memberikan kesempatan kepada peserta untuk menganalisis beberapa aspek yang saling berhubungan dan yang dapat diperdebatkan
  2. Membantu peserta untuk dapat mengerti hubungan dari macam-macam bagian dari suatu topik

 

b.      Penggunaan Metode Simposium
  1. Jika ingin membahas aspek-aspek yang berbeda dari topik tertentu
  2. Jika kelompok lebih besar
  3. Jika kelompok tersebut membutuhkan keterangan yang ringkas / singkat
  4. Jika ada pembicaran yang memenuhi syarat
  5. Jika tidak memerlukan tanggapan dari peserta
  6. Jika pokok pembicaraan sudah ditentukan
c. Kelebihan Metode Simposium 
  1. Dapat dipakai pada kelompok besar maupun kecil
  2. Dapat menyampaikan informasi dalam waktu yang singkatPergantian pembicara menambah variasi dan menjadikan lebih menarik 
d. Kekurangan Metode Simposium
  1. Kurang spontanitas dan kreativitas
  2. Kurang  interaksi  dari  kelompok  dan  hanya  menekankan  pada  pokok pembicaran
  3. Terasa agak formal
  4. Sulit mengontrol waktu
  5. Cenderung untuk dipakai secara berlebihan
  6. Membutuhkan perencanaan yang hati-hati untuk mendapatkan jangkauan yang tepat

 

4.    MEDIA PENDIDIKAN KELOMPOK

a) Media Cetak

  1. Booklet adalah suatu media untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan dalam bentuk buku, baik tulisan maupun gambar.
  2. Leaflet ialah bentuk penyampaian informasi atau pesan-pesan kesehatan melalui lembaran yang dilipat. Isi informasi dapat dalam bentuk kalimat maupun gambar, atau kombinasi.
  3. Flyer (selebaran) ialah seperti leaflet tetapi tidak dalam bentuk lipatan.
  4. Flipchart (lembar balik) media penyampaian pesan atau informasi-informasi kesehatan dalam bentuk lembar balik. Biasanya dalam bentuk buku, dimana tiap lembar berisi gambar peragaan dan dibaliknya berisi kalimat sebagai pesan atau informasi berkaitan dengan gambar tersebut

  1. Kelebihan Media Cetak
    1. Repeatable, dapat dibaca berkali-kali dengan menyimpannya atau menglipingnya.
    2. Analisa lebih tajam, dapat membuat orang benar-benar mengerti isi berita dengan analisa yang lebih mendalam dan dapat membuat orang berfikir lebih spesifik tentang isi tulisan.
  2. Kekurangan Media Cetak
    1. Lambat dari segi waktu, media cetak terlambat karena media cetak tidak dapat menyebar luaskan berita secara  langsung kepada masyarakat dan harus menunggu turun cetak. Media cetak seringkali hanya memuat berita yang telah disebarluaskan oleh media lainnya.
    2. Tidak adanya audio,  media cetak hanya berupa tulisan yang tentu saja tidak dapat didengar.
    3. Visual yang terbatas, media cetak hanya dapat memberikan visual berupa gambar yang mewakili keseluruhan isi berita.
    4. Biaya produksi yang cukup mahal karena media cetak harus mencetak dan mengirimkannya sebelum dapat dinikmati masyarakat.

 

b) Media Elektronik

LCD adalah alat yang digunakan untuk menampilkan hasil presentasi di hadapan khalayak.

  1.  Kelebihan
    Materi yang disajikan lebih menarik karena tampilan presentasi, ukuran layar yang besar sehingga dapat dilihat oleh semua peserta dan peserta dapat memahami materi dengan melihat layar.

     
  2. Kekurangan
    Tergantung pada kesediaan alat yang mendukung, seperti listrik.

 

  1. 5.      CONTOH SETTING METODE SEMINAR

Seminar

 

Keterangan:

  1. Peserta: ideal posisi peserta belakang lebih tinggi dari pada posisi pesrta di depannya. Agar  seluruh peserta dapat memahami apa yang disampaikan oleh pembicara.
  2. Moderator: berada di depan ( ketika pemateri belum ada) apabila pemateri sudah memulai menyampaikan materi maka moderator berpindah ke tempat lain.
  3. Pemateri: berada di depan pesrta, harus menguasai materi dan menguasai tata panggung

 

 

 

 

 

 

DAFTARPUSTAKA

 

 

 

Effendy,Nasrul. 2002. Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Penerbit

Buku Kedokteran ECG.

 

Notoatmodjo. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta:RinekaCipta

 

Mohainunnajiblibrary.Wordpress.Com/2012/01/17/metode-pendidikan-kesehatan



Read More | Respon : 1 komentar

1 Komentar

Tsuwaibatul Islamiyah

pada : 18 April 2012


"Amazing posting!"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Kategori

Artikel Terbaru

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Arsip

Blogroll

Pengunjung


    widget

clock

flag cunter

    free counters

tes

bottom

Pengunjung

    139.604